Apple telah menetapkan batas jumlah laporan kerentanan yang bisa diajukan oleh peneliti, setelah tim keamanan perusahaan tersebut kewalahan menghadapi pengajuan yang dihasilkan oleh AI dan mengandung kesalahan yang tidak ada. Menurut laporan Financial Times, batasan ini telah mengakibatkan hilangnya laporan mengenai kerentanan nyata.
Sebuah startup keamanan siber yang berbasis di Milan, Bynario, mengungkapkan bahwa mereka memanfaatkan OpenAI’s ChatGPT untuk menemukan lebih dari 50 bug dalam versi terbaru macOS selama tiga minggu. Di antara bug tersebut terdapat rantai eksploitasi peningkatan hak istimewa yang dapat memberikan kontrol penuh kepada penyerang atas sebuah mesin.
Namun, Bynario tidak dapat melaporkan temuan tersebut karena Apple telah menolak pengajuan lebih lanjut. CEO Bynario, Alfredo Pesoli, memperkirakan nilai eksploitasi tersebut di pasar gelap berkisar antara $100.000 hingga $200.000, sambil menyatakan bahwa







