Pundi Keberuntungan

Isi pundi Anda dengan keberuntungan.

Morgan Stanley menjajaki tokenisasi kripto dan solusi pajak
Bisnis

Morgan Stanley Melangkah Jauh dengan Tokenisasi dan Solusi Pajak

Morgan Stanley, bank investasi besar dengan total aset klien mencapai $9,3 triliun, baru-baru ini meluncurkan ETF Bitcoin spot yang menandai tonggak penting dalam strategi kripto mereka. Amy Oldenburg, kepala strategi aset digital di Morgan Stanley, mengungkapkan bahwa perusahaan tidak akan berhenti hanya di Bitcoin dan sedang mempertimbangkan berbagai langkah baru dalam dunia kripto.

Langkah Pertama: Peluncuran ETF Bitcoin Spot

Pada hari Rabu, Morgan Stanley meluncurkan ETF Bitcoin spot yang telah menarik perhatian pasar dengan sekitar $46 juta dalam aliran masuk bersih sejak debutnya. Oldenburg mencatat, “Kami tidak akan berhenti pada Bitcoin saja,” mengindikasikan bahwa ada perjalanan panjang yang harus dilalui perusahaan dalam investasi kripto.

Rencana Ke Depan dan Tokenisasi

Bank ini telah mengajukan aplikasi untuk ETF yang melacak Ethereum dan Solana pada bulan Januari, menandakan bahwa mereka berkomitmen untuk mengeksplorasi lebih banyak aset digital. Oldenburg menyatakan bahwa mereka melihat fund pasar uang yang ter-tokenisasi sebagai langkah selanjutnya yang alami dalam peta jalan produk mereka, membuka peluang untuk menciptakan representasi digital dari aset dunia nyata.

Inovasi dalam format token yang menghasilkan hasil, yang didorong oleh Franklin Templeton pada tahun 2021, menunjukkan potensi besar di pasar ini. Sementara itu, produk yang diluncurkan oleh BlackRock bernama BUIDL telah tumbuh mencapai $2,3 miliar, dan Fidelity juga meluncurkan Digital Interest Token dengan total nilai sekitar $172 juta.

Strategi Pajak dan Keuntungan Digital

Oldenburg juga menyoroti pentingnya strategi pajak dalam pengelolaan aset digital. Parametric, anak perusahaan Morgan Stanley, telah mengembangkan berbagai strategi investasi berbasis aturan, termasuk pengurangan kerugian pajak. Ini memberikan peluang bagi klien untuk mengimbangi kewajiban pajak atas keuntungan modal dengan aset digital mereka.

Morgan Stanley juga telah mengonfirmasi rencana untuk menawarkan perdagangan kripto melalui E*TRADE, bekerja sama dengan penyedia infrastruktur Zerohash. Menurut Oldenburg, layanan berbasis Bitcoin untuk hasil dan pinjaman juga sedang dieksplorasi.

Persaingan di Pasar ETF

Meskipun Bitcoin Trust Morgan Stanley mungkin menghadapi tantangan untuk tumbuh melewati ETF Bitcoin spot BlackRock yang mencapai $53 miliar, analis ETF senior Bloomberg, Eric Balchunas, menekankan bahwa kehadiran Morgan Stanley dapat memberi tekanan pada produk yang sudah ada di pasar.

Oldenburg menambahkan bahwa mereka fokus pada efisiensi dalam memberikan produk dengan biaya yang kompetitif. Dengan rasio biaya yang rendah sebesar 0,14%, Morgan Stanley berusaha untuk menawarkan produk yang menarik di tengah persaingan ketat di industri manajer aset.

Kesimpulan

Morgan Stanley menunjukkan ambisi yang kuat untuk memperluas jangkauan investasi kripto mereka dengan inovasi dalam tokenisasi dan strategi pajak. Langkah-langkah ini tidak hanya menjawab kebutuhan pasar yang berkembang tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi investor di Indonesia yang semakin tertarik pada aset digital. Dengan terus mengembangkan produk dan strategi yang relevan, Morgan Stanley berpotensi menjadi pemain utama dalam industri kripto.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *