Pundi Keberuntungan

Isi pundi Anda dengan keberuntungan.

Larangan Kalshi di Nevada, dampak untuk pasar prediksi
Hukum dan Peraturan

Nevada Larang Kalshi, Platform Prediksi Pertama di AS

Pada hari Jumat, Nevada mencatat sejarah dengan melarang Kalshi, sebuah platform prediksi yang menawarkan kontrak terkait olahraga, politik, dan hiburan. Keputusan ini mengharuskan Kalshi untuk menghentikan operasionalnya di negara bagian tersebut selama minimal 14 hari ke depan.

Larangan sementara ini, yang dikenal sebagai temporary restraining order (TRO), akan berlaku hingga 3 April mendatang, di mana akan diadakan sidang untuk membahas permohonan Nevada mengenai injunksi awal dalam kasus ini. Jika injunksi ini disetujui, larangan Kalshi bisa diperpanjang selama beberapa bulan ke depan selama proses persidangan berlangsung.

Proses Hukum dan Dukungan Pengadilan

Hakim yang mengeluarkan perintah restraining tersebut mengindikasikan bahwa Dewan Pengendalian Perjudian Nevada (Nevada Gaming Control Board) memiliki kemungkinan yang wajar untuk menang dalam perkara ini. Daniel Wallach, seorang pengacara yang berfokus pada taruhan olahraga, menjelaskan bahwa satu-satunya tantangan tersisa bagi larangan jangka panjang Kalshi di Nevada adalah sidang federal di Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan yang dijadwalkan pada 16 April. Sidang ini dapat memengaruhi proses penegakan hukum di pengadilan negara bagian.

Tanggapan Kalshi dan Dampak bagi Publik

Kalshi telah berupaya keras untuk membatalkan larangan tersebut, namun mengalami kemunduran besar ketika Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan menolak permohonannya untuk mencegah Nevada mengeluarkan perintah restraining sementara. Mike Dreitzer, ketua Dewan Pengendalian Perjudian Nevada, menyatakan bahwa operasional Kalshi di negara bagian ini tidak sah dan melanggar hukum, karena dapat memfasilitasi perjudian tanpa izin.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di negara bagian ini dapat bertaruh dengan aman di buku olahraga yang terlisensi,” tambah Dreitzer. Kalshi, yang baru-baru ini mendapatkan valuasi sebesar $22 miliar setelah putaran pendanaan sebesar $1 miliar, menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut terkait keputusan ini.

Konteks dan Relevansi di Tingkat Nasional

Dengan menjadi negara bagian pertama yang melarang Kalshi, Nevada bisa jadi menjadi contoh bagi negara bagian lain di Amerika Serikat yang tengah mempertimbangkan langkah serupa. Saat ini, Kalshi tengah menghadapi tantangan serupa di Massachusetts, di mana larangan sementara terhadap platformnya juga sedang diajukan.

Sejak tahun lalu, berbagai negara bagian telah mengajukan gugatan terhadap Kalshi dan platform prediksi lainnya, termasuk Polymarket dan Crypto.com, dengan alasan bahwa mereka menawarkan taruhan olahraga tanpa izin yang harus diatur secara lokal. Perusahaan-perusahaan ini berargumen bahwa mereka tidak menawarkan taruhan olahraga, melainkan kontrak acara yang berhubungan dengan olahraga yang diatur di tingkat federal oleh CFTC.

Pernyataan CFTC dan Respon Terhadap Tindakan Hukum

CFTC di bawah pemerintahan Trump mendukung interpretasi bahwa negara bagian tidak seharusnya dapat mengatur platform pasar prediksi. Beberapa waktu yang lalu, ketika Jaksa Agung Arizona mengajukan tuduhan kriminal terhadap Kalshi karena diduga mengoperasikan layanan perjudian ilegal, Ketua CFTC Mike Selig langsung mengutuk langkah tersebut. “Ini adalah perselisihan yurisdiksi dan sama sekali tidak tepat sebagai penuntutan kriminal,” kata Selig. “CFTC memantau situasi ini dengan seksama dan mengevaluasi opsi yang ada.”

Kesimpulan

Larangan Kalshi di Nevada menunjukkan adanya ketegangan antara negara bagian dan regulasi federal mengenai pasar prediksi. Dengan semakin banyaknya negara bagian yang mempertimbangkan untuk bertindak serupa, situasi ini dapat berpotensi memengaruhi cara platform-platform prediksi beroperasi di seluruh Amerika Serikat, termasuk dampaknya bagi para pengguna di Indonesia yang tertarik dengan pasar ini.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *