Dalam sebuah langkah yang mengejutkan, Kerajaan Bhutan melakukan transfer Bitcoin sebesar 519,707 BTC, setara dengan $36,75 juta, ke alamat eksternal pada hari Rabu. Langkah ini melanjutkan penjualan besar-besaran yang dimulai sejak tahun 2024, di mana kepemilikan Bitcoin Bhutan telah menurun sebanyak 66% dari puncak terbaru.
Penjualan Bitcoin Bhutan dan Dampaknya
Saat ini, pemerintah Bhutan memiliki 4,453 BTC yang bernilai sekitar $315 juta, turun drastis dari hampir 13,000 BTC pada akhir 2024, seperti yang dilaporkan berdasarkan data blockchain. Penjualan yang sedang berlangsung ini merupakan bagian dari strategi monetisasi dari operasi penambangan yang didukung oleh sumber daya energi terbarukan yang melimpah di negara tersebut.
Sejak awal tahun ini, aliran keluar dari kas Bitcoin sovereign Bhutan telah mencapai lebih dari $150 juta. Proses penjualan ini telah meningkat dalam beberapa minggu terakhir, dengan transfer yang awalnya berkisar antara $5-15 juta pada bulan Januari dan Februari, meningkat menjadi transfer antara $35-45 juta pada bulan Maret. Transaksi terbaru ke dompet eksternal menunjukkan pola yang mirip dengan setoran di bursa, meskipun tujuan spesifiknya belum dikonfirmasi.
Relevansi dan Konteks bagi Indonesia
Bagi investor dan penggemar kripto di Indonesia, berita ini menunjukkan bagaimana kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi pasar cryptocurrency global. Sebagai negara dengan potensi besar dalam sektor energi terbarukan, seperti energi hidro dan matahari, Bhutan menjadi contoh menarik tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya tersebut untuk penambangan kripto. Keberhasilan atau kegagalan Bhutan dalam strategi ini dapat memberikan pelajaran berharga bagi Indonesia, yang juga memiliki potensi serupa.
Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar $69,410, mengalami penurunan 3% pada hari yang sama menurut data CoinGecko. Penjualan besar-besaran ini oleh Bhutan menciptakan tekanan jual yang konsisten di pasar, yang patut diperhatikan oleh investor dan analis di seluruh dunia.
Kesimpulan
Dengan penjualan Bitcoin yang terus berlanjut, Bhutan menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas pasar kripto. Keputusan pemerintah untuk menjual aset digital ini bukan hanya mempengaruhi ekonomi mereka, tetapi juga berpotensi memengaruhi pasar global. Investor di Indonesia harus tetap waspada akan tren ini, karena dampaknya bisa meluas hingga ke dalam negeri.




